.

Sabtu, 15 September 2012

Masalah Terus Bermunculan di Luar Pertandingan PON Riau

;

PON Riau 2012 ternyata tidak hanya bermasalah dalam penyiapan fasilitas arena dan akomodasi atletnya. Aturan permainan di luar gelanggang juga banyak ditabrak. Uniknya, pelaku pelanggaran aturan itu justru berasal dari pembuat aturan itu sendiri.

Kasus yang menonjol adalah sepakbola. Kekisruhan pada organisasi induk sepakbola PSSI yang dikhawatirkan akan menimbulkan polemik ternyata benar-benar terjadi.

Kisruh tim Jambi dan Jawa Barat yang memiliki tim ganda, serta polemik antara tim Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan yang merasa lebih berhak tampil di PON adalah bentuk ketidakmampuan KONI menyelesaikan masalah sebelum PON dilangsungkan.

Pada PON Riau 2012, PSSI merasa dikerjai KONI. PSSI kemudian mengambil sikap menarik wasitnya dan seluruh perlengkapan pertandingan. KONI tidak ambil pusing, karena kubu PSSI tandingan sudah siap melanjutkan penyelenggaraan pertandingan sepakbola.
Kasus KONI kontra PSSI belum selesai. Usai PON ini, KONI dipastikan akan disibuki urusan hukum PSSI.

Kisruh sepakbola ternyata tidak berhenti di situ. Giliran tim Jawa Timur pula yang memprotes KONI. Menurut Jatim, Jabar semestinya didiskualifikasi dari PON karena tidak mengikuti keputusan Dewan Hakim.
Menurut Tim Hukum sepakbola Jatim, Ma'ruf Syah, Keputusan Dewan Hakim PON Riau, hanya membolehkan kesebelasan Jabar berlaga apabila berada dibawah asuhan manajer Tonny Apriliani (poin 3). Bila putusan itu dilanggar, tim Jabar harus didiskualifikasi (poin 4).

Ternyata di lapangan, manajer tim Jabar bukanlah Tonny Apriliani, melainkan Dandan. Jatim merasa, ketentuan Dewan Hakim harus ditegakkan. Jabar harus didiskualifikasi. Apalagi, ternyata Jatim tidak lolos ke enam besar, karena kalah selisih gol dengan Jawa Barat.

Protes Jatim tidak ditanggapi karena Ketua Umum KONI Tono Suratman dalam surat No 307/UMM/IX/2002 memerintahkan Panitia Pelaksana untuk tetap menerima hasil tim sepakbola Jabar. Dalam artian, putusan Dewan Hakim tidak dijalankan.
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf pun mengadu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malaranggeng, namun tim Jabar tetap tidak didiskualifikasi, meski melanggar SK Dewan Wasit.
Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengungkapkan, protes bukan semata agar tim sepakbola Jatim lolos ke Enam Besar. Hal itu ditujukan agar penegakan hukum penyelenggaraan PON dapat dilaksanakan lebih baik.
Tono Suratman bergeming dengan keputusannya. Dalam jurnal resmi PB PON Riau 2012 edisi Jumat (14/9)/2012, Tono menyebutkan berhak menganulir keputusan Dewan Hakim.
"Saya yang membentuk Dewan Hakim, jadi saya boleh intervensi," ujarnya seperti dikutip dalam jurnal itu.
Timbul pertanyaan, apakah karena Ketua KONI yang membentuk Dewan Hakim, berhak menganulir keputusan Dewan Hakim yang dibentuknya? Bukankah keputusan Dewan Hakim bersifat independen dan tidak dapat dianulir? Bahkan oleh pembentuknya sendiri?
Kasus ini dapat dianalogikan dengan Presiden dan Mahkamah Agung. Presiden membuat SK pengangkatan Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI. Lantas, apakah Presiden dapat membatalkan keputusan Kasasi Mahkamah Agung? Kalau SK Ketua KONI memang dapat membatalkan keputusan Dewan Hakim, apakah berarti kekuasaan Ketua KONI lebih besar daripada Presiden?
Masalah klasik
Masih ada masalah klasik dalam setiap penyelenggaraan PON, yakni kepindahan atlet. Saling klaim daerah sebagai pemilik atlet yang sah selalu muncul dan celakanya terjadi pada detik-detik terakhir menjelang pertandingan. Masalah itu tentunya akan berimbas pada prestasi atlet.
Hampir dapat dipastikan, konsentrasi atlet untuk bertanding akan terganggu dan tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Persoalan kepindahan atlet sebenarnya sudah diatur secara tegas lewat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga KONI.
KONI sudah membentuk badan keabsahan atlet dan ada pula mekanisme hukum menyelesaikan sengketa, lewat Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).
Kasus Nanang R Hidayat, atlet aeromodeling yang disengketakan antara Sumatra Selatan dan Banten, adalah salah satu contoh masalah klasik itu.

Menurut Ade Chaniago, manajer tim aeromodeling Sumsel, Nanang sudah sah sebagai atlet Sumsel karena sampai pelaksanaan pertemuan delegasi teknis tanggal 3 sampai 4 September 2012, tidak ada protes resmi dari Banten. Namun saat menjelang pertandingan, Banten protes dan pertandingan harus dihentikan.
Dewan Hakim akhirnya menganulir keabsahan Nanang dan menyatakan tidak berhak berlaga atas nama Sumsel. Ade jelas meradang, karena sesuai Surat Keputusan KONI Nomor : 73 Tahun 2010 Bab VI ayat 4c, tentang syarat keabsahan atlet, protes harus disampaikan secara tertulis dan terkait dengan status atlet, maka selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sebelum PON sudah harus selesai dan tidak ada lagi protes.
"Mengapa SK KONI itu tidak dipatuhi. Banten protes pada saat pertandingan berjalan, bukan 10 hari sebelum PON seperti aturan KONI. Dewan Hakim mengambil keputusan hanya beberapa detik menjelang pertandingan. Kalau niatnya ingin menegakkan aturan, mengapa dilakukan dengan cara melanggar aturan juga. Keputusan itu merugikan atlet kami," tandas Ade.

Menurut Ade, akibat kisruh itu, Nanang menjadi stres berat. Atlet aeromodeling yang biasanya menjadi langganan juara di nomornya itu tidak mendapat medali apapun.
Masalah sama juga dialami Rina Dewi Puspita Sari, yang kini membela DKI Jakarta. Jatim protes, perpindahan Rina dianggap tidak sah. Pertandingan panahan sempat diundur enam jam karena protes Jatim itu. Akhirnya Dewan Hakim membuat keputusan, Rina boleh mewakili DKI Jakarta, asalkan membayar uang kompensasi sebesar Rp 300 juta.
Rina akhirnya dapat bertanding, namun dia hanya mampu meraih perunggu. Konsentrasinya untuk bertanding telah terganggu protes.

Ngatino, Ketua Bidang Hukum KONI DKI Jakarta mengungkapkan, penyelesaian kasus Rina adalah bentuk penyalahgunaan wewenang Dewan Hakim.
"Multieven apapun, yang namanya Dewan Hakim itu hanya mengurusi masalah pertandingan. Masalah keabsahan atlet sepenuhnya urusan Badan Keabsahan KONI dan ada lembaga hukum BAORI untuk menyelesaikan sengketa keabsahan. Untuk apa KONI membentuk badan keabsahan, kalau keputusan badan itu ternyata tidak berlaku?" tanya Ngatino, mantan Ketua Bidang Organisasi pada era KONI dipimpin Rita Subowo.
Melihat banyaknya masalah di luar pertandingan, alangkah baiknya apabila Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malaranggeng mengingatkan KONI agar menegakkan aturan baku olahraga, tanpa melanggar aturan yang dibuatnya sendiri.
Harap diingat, campur tangan pemerintah bukanlah intervensi. Pasal 13 ayat (1) UU No3/2005 tentang Olahraga menyebutkan, pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan secara nasional.

Artikel Terbaru :
Harga Hardisk Eksternal 2 TB
Harga Hardsik Eksternal 4 TB
Harga Hardisk Eksternal 3 TB

Cerita Lucu Nama Anak
Cerita Lucu Kisah Romi dan Juli Waktu Berduaan
Cerita Lucu Keriting Rambut Murah
Cerita Lucu Orang Medan Kehausan di Malioboro
Cerita Lucu Beda Katok Dengan Kotak
Cerita Lucu Solo Geser
Cerita Lucu Wong Solo di Surabaya
Cerita Lucu Beda Orang Jawa dengan Bule
Cerita Lucu Pesan dari bapak
Cerita Lucu Beda Bahasa Pra Sejarah
Cerita Lucu Belum Siap
Cerita Lucu Penggemar Berat Golf
Cerita Lucu Keadilan Sang Pencipta
Cerita Lucu Tukang Pinjam Barang
Cerita Lucu Sembuh Selamanya
Cerita Lucu Anak yang Pelupa Berat
Cerita Lucu Syair Cinta
Retail Stores
Cerita Lucu Dua Orang yang Mati
Cerita Lucu Dikira Pekerja yang Malas
Cerita Lucu Tafsir Mimpi
Cerita Lucu Kiat Menggaet Cewek
Cerita Lucu Tulisan Pada Kapal
Cerita Lucu Cari Tusuk Gigi di Restoran
Cerita Lucu Yang Masih Perawan
Cerita Lucu Digantung Supaya Cepat Kering
Cerita Lucu Disuruh Mengarang Tentang Keluarga Miskin
Cerita Lucu Prajurit, Komandan, Nenek, dan Gadis di Kereta Api
Cerita Lucu Dimarahi Karena Menerima Telepon
Cerita Lucu Obat Batuk Manjur
Cerita Lucu Salah Naik Bis
Cerita Lucu Pengalaman Jadi Sopir
Cerita Lucu Pengaruh TV dan Tindak Kekerasan
Cerita Lucu Takut Digampar
Cerita Lucu Wan Abud Naik Taksi
Cerita Lucu Masalah Pendengaran
Cerita Lucu Tanah Rot atau Tanah Lot
cerita Lucu Lomba Balap Kuda Memperebutkan Tahta
Cerita Lucu Melihat Anak Pak Kyai Main judi
Cerita Lucu Poltak Kecopetan
Cerita Lucu Tak Mau Masuk Surga
Cerita Lucu Membakar Pabrik Rokok
Cerita Lucu Beda Tarif
Cerita Lucu Hanya Untuk Wanita
Cerita Lucu Beda Mahasiswa dan Sopir Bis
Cerita Lucu Baru Kenal Udah Bilang Cinta
Cerita Lucu Tutup Botol 'Winyak Wangi Tumpah'
Cerita Lucu Upil Segedhe Duku
Cerita Lucu Ehm Dijawab
Cerita Lucu Permintaan Romeo dan Juliet
Cerita Lucu Para Wanita Berhati-hatilah
Cerita Lucu Tidak Memakai Windows
Cerita Lucu Nggak Bisa Lebih Dari 10
Cerita Lucu Rumah saya goblok...!!
Cerita Lucu Masuk Lift Hotel
Cerita Lucu Mata Berkunang-Kunang
Cerita Lucu Tawaran Mengangkut sapi yang Menggiurkan
Cerita Lucu Kipas Geleng
Cerita Lucu Nilai Bagus
Cerita Lucu Salah kirim kado buat atasan
Cerita Lucu Manajer Yang Sigap
Cerita Lucu Ceramah 3 Minggu
Cerita Lucu Bangsa Tahu
Cerita Lucu Pertama Kali Naik Pesawat
Cerita Lucu Menebak Mata Asli Bankir
Cerita Lucu Pembantu baru yang cantik
Cerita Lucu Reuni Geografi
Cerita Lucu Sapi dan Sepeda
Cerita Lucu Wanita Pencari Jodoh
Cerita Lucu Anak Ajaib
Cerita Lucu Lebih canggih dari katu debit ATM
Cerita Lucu Mengatasi Masalah dengan Polantas
Cerita Lucu Radio Jogjakarta
Cerita Lucu Tak sengaja menyenggol di hotel

Cerita Lucu Kekuatan Mistis Pohon Durian Tua
Cerita Lucu Pemberani yang Menceburkan Diri ke Laut
Cerita Lucu Laki-laki Chinesse
Cerita Lucu Pameran di gerbong Kereta Api
Cerita Lucu Sepeda Motor Baru Hasil Menang Togel
Cerita Lucu Botak Depan Belakang
Cerita Lucu Cara Aman Tangkal Flu Burung
Cerita Lucu Monyet Makan Pisang
Cerita Lucu Orang Kaya Tapi Miskin
Cerita Lucu Obat Jerawat Wanita Lajang
Cerita Lucu Selesai Nggak Selesai Dikumpulkan
Cerita Lucu Bedanya Tan dan Tg
Cerita Lucu Lubang Milik Seorang Janda
Cerita Lucu Tiket Pesawat Surabaya - Bandung
Cerita Lucu Haji Yang Kelewat Pelit
Cerita Lucu Tugas Abunawas untuk mebuat cerita berawalan 'J'
Cerita Lucu Nasehat memilih calon istri
Cerita Lucu Beberapa Bank Yang Akan Ditutup Akhir April 2004
Cerita Lucu Tulisan di Tiang Rumah Sakit Jiwa
Cerita Lucu Cinta Ditolak Dukun Bertindak
Cerita Lucu Pasukan Berani Mati
Cerita Lucu Ketemu Bagian Marketingnya Neraka
Cerita Lucu Pekerjaan Jadi Kelinci di Kebun Binatang
Cerita Lucu Dialog Asal Dialog
Cerita Lucu Manusia dan Ayam yang Merasa Pandai
Cerita Lucu Tiga Anak Ayahnya Dipanggil
Cerita Lucu Argometer Taksi Buat Orang Gendut
Cerita Lucu Disuruh Mengubah Majalah Dinding
Cerita Lucu Macam-macam Obat Tradisional Berkhasiat dari Cina
Cerita Lucu Turis Korea dengan Petugas Imigrasi
Cerita Lucu Pace Beli Paku Dibungkus
Cerita Lucu Becak Kecepatan Super
Cerita Lucu Transaksi Telur dan Mangga di pasar
Cerita Lucu Penelitian Bahwa Wanita Suka Pria Wibawa
Cerita Lucu Doa Seorang Kakek di Bis
Cerita Lucu Penyakit Kurang Minum
Cerita Lucu Tidak Mau Tidur Sama Nenek
Cerita Lucu Hal Terbesar 
Cerita Lucu Anak Saya Menelan Bolpen
Cerita Lucu Maling Perempuan dan Orang Arab
Cerita Lucu Mancing di Baskom
Cerita Lucu Sumanto Diadili
Cerita Lucu Ingat Anak
Cerita Lucu Ganti Alamat Bank
Cerita Lucu Asli Pincang Dari Sononya
Cerita Lucu Suami Istri Nggak Nyombong
Cerita Lucu Polisi dan Pengendara Motor
Cerita Lucu Gara-Gara orangtua sering berbohong kepada anak
Cerita Lucu Keajaiban Doa
Cerita Lucu Mengetahui Uang Palsu
Cerita Lucu Cara Memasak Kulit Pisang
Cerita Lucu Mengapa Laki-Laki Suka Berbohong
Cerita Lucu Kena Pasal 5 Ayat 4
Cerita Lucu Pesan nenek di Rumah Sakit
Belajar Hitungan Lebih Dari 10
Diolesi Dengan Ludah
Cerita Lucu Seruling Sakti
Cerita Lucu Misteri dibalik kematian presiden Lincoln dan Kennedy
Cerita Lucu American and Indonesian
Cerita Lucu Baby Sister Baru
Bali Wedding Photography
Cerita Lucu Akan Menikah dan Memberikan Ibu
Cerita Lucu Bicara Dengan Wanita Cantik
Cerita Lucu Biaya Untuk Pernikahan
Bali Photography
Cerita Lucu Telepon Ini Bukan Untukmu
Cerita Lucu Toko Buka 24 Jam
Cerita Lucu Ajal Yang Tertunda
Cerita Lucu Air India
Cerita Lucu Memecat Istri Sendiri
Cerita Lucu Tidak Suka Kucing
Cerita Lucu Berfikir Dengan Otak Cerita Lucu Kamu Tahu Apa Tidak  
Cerita Lucu Masih Ingat Malam Pertama
Cerita Lucu Nama-Nama Orang Jawa  
Cerita Lucu Kenapa VOC Berdiri  
Cerita Lucu Buta Bisu dan Tuli yang Cerdik  
Cerita Lucu Buta Bisu dan Tuli yang Cerdik  
Cerita Lucu Cicak Dikirain Heran  
Cerita Lucu Anak-Anak Main Teka-Teki  
Cerita Lucu Salah Memilih Permintaan 
Cerita Lucu Trou Faux, Trou Faux  
Cerita Lucu Petir Kagak Kena  
Cerita Lucu Membuang Tiga Orang Dari Pesawat  
Cerita Lucu Kepeleset Airnya Sendiri  
Cerita Lucu Berlari Bersama Prajurit Bryan  
Cerita Lucu Jembatan Surga Neraka  
Cerita Lucu Masuk Penjara  
Cerita Lucu Smart dan Stupid Bolot  
Cerita licu Hidup Raja Firaun  
Cerita licu Hidup Raja Firaun  
Cerita Lucu Pajak Untuk Pertambahan Panjang  
Cerita Lucu Bola Volly, Sepak Bola, atau Golf  
Cerita Lucu Waria di Warteg  
Cerita Lucu Kontes Anu Terpanjang  
Cerita Lucu Katak Yang Lain  
Cerita Lucu Kegunaan Lain Kerbau  
Cerita Lucu Mengapa Air Tidak Mengalir  
Cerita Lucu Paijo si Pelit  
Cerita Lucu Harus Menaikkan Gaji  
Cerita Lucu Ular Naga atau Cacing   
Cerita Lucu Menghitung Jumlah Kalori  
Cerita Lucu Sama-Sama Pelupa  
Cerita Lucu Bulan Atau Matahari  
Cerita Lucu Lebih Berharga Dari Emas  
Cerita Lucu Tahu Kalau Itu Kursinya  
Cerita Lucu Ada Tikus Liar  
Cerita Lucu Surat dari Teman Terbaik  
Cerita Lucu Soal 10 Salah Semua  
Cerita Lucu Pilih Pemuda Yang Mana  
Cerita Lucu Menjawab tidak keliru  

More Related Post