Kamis, 06 Desember 2012

Puisi Atas KehendakMU

Atas kehendakMU…
Maka hendakkilah tali kasih ini
Bersambung di bawah naungan
Dan barokahMU
Atas kehendakMU…
Maka jadikanlah jalinan ini
Seindah kasih sayangMU
Terhadap para pencintaMU
Atas kehendakMU…
Maka siramilah kami dengan hujanmu
Yang lebat hingga amarah dalam diri
Dapat terbasuh…
Atas kehendakMU…
Hendakkilah
Restuilah
Berkatilah
Dalam menjalankan amaranMU
Ketika diri di tuntut untuk menjadi
Seorang imam….
Yang berada di jalanMU…TUHAN

” Atas KehendakMU ”
( Putra Jogja )
10/07/2012

Puisi Isi Lubuk Batinku

Di saat cinta menyapa
Ku tak tau arti dari segalanya
Di saat cinta berdusta
Ku tak ingin menjabaninya
Ku tak ingin deraian air mata ini keluar sia-sia
Hanya untuk jiwa yang tak dapat menghargai cinta
Untuk raga yang nampak kokoh namun roboh
Nampak sempurna namun berdusta
Mungkin ku telah terdampar dalam samudramu
Ku telah terperosok di senandung kerikil batu
Ku telah terkurung dalam penjara cintamu
Yang tak sempurna namun begitu bermakna bagiku
Biarkan detik yang singkat ini
Kan jadi bingkaian cinta yang istimewa
Biarlah penghiyanatan ini
Kan jadi kenangan suram yang tak membekas dijiwa
Meskipun
Air mata ini selalu membasuhi pipiku
Namun…
Hatiku kan selalu ada untukmu
Di setiap senja kalbuku di kehidupan semumu

karya: Indah Widyawati

Puisi Sejuta Arti Dirimu Bagiku

Biarkan ku tertatih-tatih di kerikil batu
Biarkan air mataku menetes di pipiku
Biarkan ku tenggelam dalam selimut kalbu
Namun ku dapat mengukir senyuman di wajahmu
Aku tak butuh bunga di taman hatiku
Aku tak butuh penerang di dalam lubuk jiwaku
Karna kau telah mampu mengisi semuanya itu
Karna kau telah mampu mengukir sang surya di ragaku
Meskipun ku tak mampu bersanding di sampingmu
Meskipun ku tak ada di sela-sela kehidupanmu
Namun ku selalu ada di batinmu
Di dalam lika-liku batin di jiwamu
Di sela-sela kehidupanmu yang kalbu
Karna…
Kau menangis
Hatiku terasa pilu
Karna…
Senyumanmu adalah berlian bagiku
Karna tetes matamu adalah kalbu suramku
Karna dirimu adalah separuh insanku

Karya : Indah Widyawati

Puisi Lelah Menunggu

Keadaan bukanlah yang membuatku menyerah
Namun ku tlah lelah
Lelah menunggu dan menunggumu
Bukannya ku tak mencintaimu lagi
Namun kaulah yang membuatku tuk membencimu
Bukan salahku atas semua ini
Namun itu salahmu
Karna tak menghargai apa yang ku lakukan selama ini
Menepi dan menjauhimu
itu mungkin yang kau mau
Karna ku tau kau telah bahagia tanpaku
Karya : Satria

Puisi Aku Ingin Kamu Kembali

Walau waktu telah memisahkan kita…
untuk tidak bersama…
tetapi, dalam hatiku aku selalu berharap…
jika nanti,kau akan kembali padaku…
mungkin saat kau kembali, aku tak akan pernah melepasmu…
aku akan berusaha untuk selalu menjagamu…
tetapi saat ini, aku hanya bisa terdiam…
tidak ada hal lain yang bisa aku lakukan…
aku hanya bisa menunggu dan menunggu…
sampai waktu mempersatukan kita kembali…
tau kah engkau ?
saat kau bersamanya…
hatiku ini menangis…
puing puing cinta, yang pernah bersatu…
kini hanya tersisa sampah…
yaitu sampah masa laluku dengan dirimu…
aku yang selalu mencoba untuk bertanya-tanya dengan diriku sendiri…
apa salahku ?
hingga kau harus melukai hati ini…
apa aku kurang baik ?
apa dy yg lbh baik dariku…
hingga kau berpaling dengannya…
coba kau pikir, aku yang disini setiap detik memikirkan dirimu…
yang disetiap waktu… membayangi wajahmu…
tapi, apa kau pernah melakukan apa yang aku lakukan di sini ?
mungkin saja tidak !
karena, bagimu aku bukanlah apa-apa…
tetapi asal kau tau…
hidup dan jiwaku…
hanya milikmu seseorang…
puisi ini karya : Putri Ayu Setefani
fany.s.nuditra@facebook.com

Puisi Air Mata Kesetiaan

Di saat cinta harus berakhir..
Hati ku serasa sakit,.
Pedih, dan serasa tertusuk duri kekecewa’an..
Tak ada yang mampu mengerti aku..
Tak ada seorang pun yang bisa mghiburku..
Di saat semua tak perdulikanku, namun ada air mata yang menemani dukaku..
Air mta yg sllu brsahabat dgn duka dan kpedihan..
Begitu tulus ku mencintai mu..
Namun kau hancur kan aku dengan akhir deraian air mata..
Terima kasih cinta..
Kau sempat warnai hari ku, meski semua kelabu..
Tangisku adalah kebahagia’anku..
Kebahagiaan mu adalah pendwritaan bagiku.
Karya: edy.zalfycal

Puisi Memang pantas aku mengalah

Andai kau tahu mungkin kau akan hancur
Ya aku akan menghancurkan mu
tanpa ku sadari
Kau memang tahu tapi tak mengerti
Isyarat bola mataku mulai beraksi
Menandakan aku saja yang hancur
Biar aku yang hancur lebur
Salah satu dari kita harus mengalah
Atau kita semua akan hancur dan kalah
Salah satu dari kita harus
bahagia Atau penderitaan yang menerkam kita
Ku hargai kau, Namun tak pernah kau hargai aku
Ku ikhlaskan dia
Namun kau tak pernah rela untuku ..
Maafkan aku
tak pantas kau ikut hancur bersamaku
Kau yang lebih pantas bahagia
Meskipun dengan seseorang yang ku dambakan
Aku memang pantas mengalah untukmu..
Karya : Inneke Poppie Anggraeni

Puisi Bersama Masa Lalumu

Mengapa harus ada lembaran baru untukku
Jika kau masih menulis kisah tentang dirinya
Mengapa harus ada masa depan untuk kita
Jika masa lalumu
Selalu menghantuimu
Sadarkah dirimu
Semua yang terjadi
Bisa hancurkan kisah kita berdua
Sakit hati ini
Saat ku tahu kau masih
Memikirkan dirinya dan tentang masa lalumu
Sakit hati ini
Saat ku harus terima
Dirinya hadir di antara kisah kita berdua
Karya:vikrie
https://m.facebook.com/engkrai.gates

Puisi Kisah Tentangmu

Aku hanya aku yang terbelenggu dalam kisahku
kisah yang slalu mengingatkan aku padamu
kisah yang slalu membuatku menjatuhkan air mata
apakah kau tau aku disini ?
Aku yang terjatuh dalam kisahku sendiri
kisah bersamamu
kisah tentangmu
yang membuatku terpenjara dalam kelamnya cinta
aku sedih
aku terluka
atas sikapmu yang mencampakkan aku
atas pilihanmu . . .
Yang lebih memilih dia
dari pada aku
yang slalu ada saat kau terkuka
yang slalu ada saat kau sendiri
tapi inikah balasanmu ?
Atas semua tindakanku
apa aku salah ?
Memperlakukanmu seperti itu
lalu seperti apa yang kau inginkan ??
Apa aku harus mengejar senja yang terbenam
atau aku harus mengejar rembulan saat fajar menyingsing
apa kau ingin aku melakukan itu ?
Agar kau tau
betapa berharganya dirimu untuku . . .
Ya tuhan . . . .
Aku lelah dalam kisah ini
tak ada rasa penghargaan atas tindakanku padamu
apa yang harus aku lakukan agar kau berubah seperti dulu
seperti saat pertama aku mengenalmu
jujur aku merindukan sosok itu
sosok yang dingin
sangat-sangat dingin
sehingga membuat hatiku beku saat bersamanya
sosok yang selalu membuatku jengkel
tapi juga slalu membuatku tersenyum . .
Namun seakan sosok itu hilang darimu
seperti hilang dalam dinginnya malam
aku tak pernah tau mengapa sosok itu hilang darimu
namun sampai saat ini aku masih mencari sosok itu lagi pada dirimu
Karya : Luckman d’hunter

Puisi Buta Kekuasaan

Kesetiaan,hukum,keadilan…dapat digoyahkan.
Mereka yang kaya ,yang brkuasa…
Mereka yang miskin,yang tersiksa..,
Mereka yang berkuasa…
Dapat menyebarkan bisa…
Bisa yang kan mengalir pada jiwa2 lemah…
Mereka yang berkuasa,Goyahkan segala jalan yang telah ada..
Keadilan menjadi tak terasa …
Hukum menjadi tak brkuasa. .
Kesetiaan menjadi tak berjasa…
Setiap gerakan mereka banyak di pandang biasa…
Mereka merangkai kekacauan dengan leluasa…
karya : Eka Surya Rachman
http://facebook.com/eksurachnu

Puisi Kenapa Kau Berubah

Dulu kau bilang sayang
Dulu kau selalu bilang padaku aku kangen kamu.
Tapi sekarang semuany udah beda…
Bahkan kau tak mau lagi dengar kabarku
Kini kau cuek …
Kau acuhkan ku tanpa sebab
Aku tak tau ini ada apa…
Aku bingung dengan sikapmu yang skrng
Jika ku tanya pada mu
Kau selalu bilang ada apa-apa
Relung hati ini mulai bertanya-tanya
Tapi aku tetap senyum dihadapan mu
Kerna aku mau kau tau tentang yang ku rasakan
Aku lebih baik diam.
Kerna aku yakin kau juga ?ยช? perduli dengan semuanya
(Puisi ini karya: endang puspita )

Puisi Sejuta Rindu Untukmu

Bening matamu pancarkan kesedihan
Relung hati masih terselubung duka
Ku tau engkau menyimpan sejuta rindu
Pada kenangan yang pernah kita tinggalkan
kekasihku…..
Hanya satu pintaku
Kejujuran darimu
Berilah peluang hidupku
Lamanya ku terkurung sepi
Dalam lamunan hayal mu
Seakan malam bagai siang
Sinar temaram bulan bagaikan matahari buatku
Hujan yang turun malam ini
Mewakili segala asa di dada
Sebuah rasa yg begitu menyesakkan jiwa
Karena memendam sebuah rindu yg begitu menggebu
Andaikan kau hadir saat ini
Akan ku bawa kelangit jingga
Bersama bintang kejora
Dibawah naungan bulan purnama…..
By zarror (nanang)

Puisi Senja Ku

Redup jiwaku saat senja menghilang
entah apa yang terlukis dalam lembar kehidupan
semua tak nampak indah di pelupuk mata
tali yang terikat kini mulai tak merekat
iringi kesedihan yang tumbuh perlahan
Namun…..
ukiran namamu masih terpatri indah di hati
raut wajahmu masih menguasai alam bawah sadarku
Haruskah ku buang memory
antara kita yang perah terjadi
Yang tak mungkin lagi menemani
Aku hanya mampu mengenangmu di sudut ruang hatiku
Tanpa kau sadari disini aku masih menantimu dengan sejuta Impian yang ingin ku bangun bersamamu…
Karya : Resti nurhayati

Puisi Kisahku Tentangmu

Aku hanya aku yang terbelenggu dalam kisahku
kisah yang slalu mengingatkan aku padamu
kisah yang slalu membuatku menjatuhkan air mata
apakah kau tau aku disini ?
Aku yang terjatuh dalam kisahku sendiri
kisah bersamamu
kisah tentangmu
yang membuatku terpenjara dalam kelamnya cinta
aku sedih
aku terluka
atas sikapmu yang mencampakkan aku
atas pilihanmu . . .
Yang lebih memilih dia
dari pada aku
yang slalu ada saat kau terkuka
yang slalu ada saat kau sendiri
tapi inikah balasanmu ?
Atas semua tindakanku
apa aku salah ?
Memperlakukanmu seperti itu
lalu seperti apa yang kau inginkan ??
Apa aku harus mengejar senja yang terbenam
atau aku harus mengejar rembulan saat fajar menyingsing
apa kau ingin aku melakukan itu ?
Agar kau tau
betapa berharganya dirimu untuku . . .
Ya tuhan . . . .
Aku lelah dalam kisah ini
tak ada rasa penghargaan atas tindakanku padamu
apa yang harus aku lakukan agar kau berubah seperti dulu
seperti saat pertama aku mengenalmu
jujur aku merindukan sosok itu
sosok yang dingin
sangat-sangat dingin
sehingga membuat hatiku beku saat bersamanya
sosok yang selalu membuatku jengkel
tapi juga slalu membuatku tersenyum . .
Namun seakan sosok itu hilang darimu
seperti hilang dalam dinginnya malam
aku tak pernah tau mengapa sosok itu hilang darimu
namun sampai saat ini aku masih mencari sosok itu lagi pada dirimu
…. T ….
Puisi ini karya : vievit N

Puisi Rasa yang Kupendam

Sejak pertama memandangmu
Hatiku berdebar kencang
Serasa diri ini melayang
Terbang diatas awan
Tak sanggupku menahan prasaan ini
Namun apadaya diriku ini
Biarkanlah mulut ini membisu
Tetapi hati ini slalu terpaku padamu
Wajahmu mengalihkan duniaku
Mataku hanya tepaku pada sosok dirimu
Perasaan ini tertuju padamu
Betapa hati mencintaimu
Aku tak ingin berharap lebih
Karna aku tahu dan menyadari
Bahwa dirimu tak mungkin mengharapkanku
Karnaku taksempurna dimatamu
Puisi ini karya : Husni Indrawan
http://facebook.com/husni.scientific140811

Puisi Tak Ada Lagi

Tak ada lagi kita…
Yang ada hanya kamu dan aku…
Tak lagi bersatu…
Tak lagi bersama…
Walaupun sering bahkan selalu kamu menyakiti aku,,,
tapi kehilanganmu merupakan hal terberat buatku…
puisi ini karya : Riska Wahyu

Puisi Diari Ini (Teman Pengganti)

Diari ini,
Mancatatkan segalanya,
Secebis tertulis kisah kita,
Saat kita masih mengenal dunia bersama….
Diari ini,
Tercatat nama mu,
Sebagai peneman hari gelapku,
Yang kini terang buat sementara menunggu waktu….
Diari ini,
Yang akan mengganti jasad ku,
Saat ku terkubur jauh,
Dalam lubuk liang lahadku….
Saat ku titip diari ini,
Pastinya kau takkan melihat ku lagi,
Saat kau tatap diari ini,
Jangan pernah engkau menangisi,
Kerna memori indah kita tercoret semuanya disini….
Saat itu,
Mahu ku hanya kau senyum,
Mahu ku hanya kau tertawa,
Mahuku hanya iringan doa,
Agar aku tetap tenang di sana,
Dan diari ini ubatnya kala rindu mu melanda….
ayim(sang puisi mimipi)
http://www.facebook.com/silence.naiymz/

Puisi Detik Ini (telah lama dinanti)

Detik ini,
Yang ku rasa hanya sakit,
Yang ku rasa hanya perit,
Yang terpendam setelah sekian lama ku heret…
Pepohon tunduk di tepi ku,
Saat ku sujud pada pencipta yang satu,
Lalu berbisik pada ku,
“Sudah datang waktu yang kau tunggu”
“bersedialah,serahkanlah segala jiwa raga mu”
Detik ini,
Yang ku rasa hanya sepi,
Yang ku rasa hanya sunyi,
Walau waktu ini telah lama ku nanti….
Awan berarak mendung di atas ku,
Saat tangan menadah doa ku,
Lalu menjerit pada ku,
“apa lagi yang kau tunggu??”
“Hari itu sudah datang pada mu”……
Detik ini,
Yang ku gambar hanya dosa lalu,
Yang ku pohon hanya taubatku,
Agar aku di iring pahala yang beribu…
Lalu angin bertiup di keliling ku,
Saat roh terpisah dari jasad yang itu,
Angin sempat menyampaikan sesuatu,
“jangan gentar,kami selalu menjadi saksi amal mu”
“moga jadi pembantu kala kau perlu”…..
Karya : ayim(sang puisi mimipi)

Puisi peradilan Mu yaa Illahi di kehidupan

malam dan siang yang terciptakan
alam yang tercipta dengan kehidupan
semua bergantung pada kekuatan
kekuatan yang memiliki daya pergerakan
bahkan pada urat nadi berpompakan
malam ini ku menuju peristirahatan
malam ini kembali ku renungkan
ku hamparkan tubuh yang terlelahkan
tak luput doa juga serahku ku panjatkan
di dalam tidur bersama ketenangan
namun tidak pada atas pengkhianatan
yang semoga kan mendapat pelajaran
selaksana kelak saat dikuburkan
atas sebenar-benarnya peradilan
dengan atas nama Mu Tuhan
yang tidak pada ego juga keserakahan
nan selama ini manusia lakonkan
dengan rendah serendah diri hamba tuturkan
dengan segenap hati jiwa hamba memohon….
dimalam manusia yang terlelapkan
dimalam manusia dengan waktu terlewatkan
keajaiban alam maya mimpi berbalaskan
atas yang telah diperbuat dengan nafsu seorang insan
AMIN YAA ROBBAL ALLAMMIN…

(KARYA : dian a. noor)

Puisi Lelah Ku Pada Mimpi

Hening Teraniaya Sepi..
Dingin Dalam Kesendirian…
Tak mampu pejamkan Mata
Mengajak aku ke khayal tentangmu
Ku tau semua Mustahil
Ku tau segalanya Maya..
Ku mengerti semua Bohong
Ku paham semua Tipuan Cinta…
Takkan pernah ada Bahagia,
Seperti yang diJanjikan Surga rasa….
Tertutup rentang Waktu
Di Suasana nan Durjana …
Hentikan aku dari mimpi !!!!
Enyahkan aku dari Harap !!!
Hempaskan semua dari inginku !!!
Agar ku bisa lelap malam ini…
Karya : Zep Loly

Puisi Andaikan Dia Tahu

aku salah lagi..
kesekian kalinya aku salah
salah dalam memilih cinta yang sesungguhnya
cinta yang harusnya membuatku tersenyum
tapi apa??
hanya ada aku dan luka ini
luka yang sulit tuk kuobati
berulang kali aku mencoba mencintainya
namun sulit… itu yan kurasakan
aku seperti boneka yang patut di permainkan
semua memandangku lemah tak berdaya
patut di permainkan dan patut di duakan
mengapa aku terlalu lemah??
apakah sejak aku kenal dan mencintanya sampai sekarang??
aku lelah terus berharap tapi aku tak bisa memilikinya..
dia orang pertama yang membuatku jatuh cinta
tetapi… saat itu pila dia membuatku merasakan sakit hati..
seperti ada lubang besar di hati ini..
aku terlihat lemah dihadapan semua orang
sudah banyak yang menjadi kekasihku
bahkan aku hanya sebagai permainannya
namun apa daya aku selalu memikirkan dia!!!
cinta pertamaku yang telah membuatku sakit
tapi apa??? aku masih belum bisa melupakannya
tuhan andaikan waktu bisa berputar kembali
aku ingin mengucapkan kata itu
kata sayangku kepadanya..
meskipun ia telah membuatku patah hati
namun kusulit untuk melupakan kenangan indah saat aku bersamanya dulu
saat dia membuatku tersenyum bahagia
saat dia membuatku tertawa lepas
dan saat dia menghapus air mataku saat ku bersedih
sulit aku melupakannya tuhan
kucoba ‘tuk membencinya
tapi apa?? bayangannya malah selalu berputar di otakku
andaikan dahulu ku bersamanya dan mengungkapkan isi hatiku meskipun ku tau dia tidak akan membalasnya..
Karya : Tika Dewi
http://facebook.com/tika.dewi.wulan.sari/

Puisi Tubuh Tanpa Jiwa

Bayang bidadari yang kian samar pergi terbawa angin selatan
Sayap cantiknya terlihat kuat-kuat mengepak
terbang tinggi menuju negeri impian
Parau sudah suara memanggilnya…
Hilang terbungkus derasnya angin selatan
Berharap Sang bidadari menoleh kebelakang
kunanti lama….
tak kunjung ada….
Terbang tinggi penuh gairah
searah angin selatan
Begitu bangga dengan sayap cantiknya
Bagitu yakin dengan arah yang ditetapkan
Mampukah ku berteriak lebih keras lagi tuk memanggilnya ??
Ku berdiri termenung menatap cakrawala yang merah seperti darah
titik hitam bayang sang bidadari kian menjauh
Yang tinggal hanyalah bentuk tubuh tanpa jiwa
terbawa pergi…
melekat pada sayap cantiknya….
yang entah kapan kembali….
Karya : King Arthur

Puisi Cinta Buta

Ditengah malam yang syahdu nan pekat
Ku teringat pada mu,
Bayangmu selalu melintas di kelopak mataku..
Telah jelas, bahwa cinta..
Mampu butakan Mata hati..
Namun ini perasaan yang tak bisa di bohongi..
Tuhan..
Bantu aku untuk sadarkan diriku..
Aku salah telah mencintainya..
aku salah telah menyayanginya..
bodohnya akuu.. :(

karya : Gita Resty Permata Supit

http://www.facebook.com/gitaresty.permatasupit?ref=tn_tnmn

Puisi Hanya Maaf… Tanpa Penyesalan…

Hanya maaf… maaf… dan maaf
Hanya kata… tanpa arti… tanpa makna
Terlalu datar… sangat wajar… tanpa perasaan
Tak ada ekspresi penyesalan… tak ada rasa bersalah
Mungkin tak sepenuh hati kau ucapkan maaf
Tak pernah tau sedalam apa lukaku
Tak pernah merasa bagaimana hancurnya aku
Kau pikir ini mudah…
Kau pikir ini gampang…
Tak pernahkah kau berpikir apa yang telah kau lakukan terhadapku??
Setelah kau kau hancurkan aku… setelah kau remukkan hatiku belum puaskah sehingga kau masih harus menyalahkanku… menuduhku… menghinaku
Dan sekarang dengan mudahnya kau ucapkan maaf… maaf
Menyesalkah kau??
Mungkin saat ini belum
Tapi suatu saat nanti pasti…
puisi karya : Riska Wahyu

Puisi Berdiri Tanpa Sandaran

malam . .
begitukah artinya jika ia di temani ssang bintang . .
aku melihat mereka saling menemani
memberikan kekurangan satu sama lain . .
tapi berbeda dengan hal nya diriku
yang berdiri sendiri tanpa sang pujaan hati . .
yang kini pergi entah kemana . . .
ku tunggu setiap malam ini untuknya
namun tangis tak tersenyum . .
meraih angan- angan yang hanya bisa pudar
apakah ini artinya mengagumi tanpa di cintai ?
saat ketulusan hati ku yakin padanya . .
ku rindu satu wajah yang tak asing . .
menghilangkan rasa dahaga akan kerinduan milikku
apa kah kau bahagia dengan ini ?
dengan ketidak hadir ku di sisimu . . . .
diriku hanya m\bisa merunduk . .
ku hanya bisa melihat bayangmu , tapi tidak dengan wajahmu . . .
berdiri tanpa sandaran membuat ku lumpuh . .
lumpuh tak ingin di kehidupan ini lagi . . .
dengan kau pergi , mungkin hidupku tiada artinya lagi . . .
kuatkan hatimu . . .
kuatkan jiwa mu . . .
kuatkan segalanya yang pernah ada didalam hidupmu . .
sebagai pertanda kau hanya hidup uyntuknya . . .
Karya : Haviv Marsali

Puisi Senandung Kasih Untuk Mu, Bunda

Bunda,,
Saat kau disisi .. ku tak sadar kau tersenyum pada ku
Saat kau hadir temani hari-hari ku.. ku tak sadar kau ada disamping ku
Saat kau ucap kan “ bunda sayang kamu “… ku tak sadar kau bicara dengan ku
Hari- hari ku penuh dengan kedurhakaan pada mu
Setiap detik kau nasehati diri ku
ku pura-pura tak mendengar
saat kau khawatirkan ku
ku mengelak
saat ku bersedih.. terdiam terpaku dan membisu
kau hadir dengan sejuta senyuman
saat kau ingin memeluk ku
ku dengan lantang berkata “ kayak anak kecil aja “
bunda,,
tak tersadar ku lontarkan pertanyaan pada mu
“ seberapa besar kah sayang mu pada ku ? “
“ seluas samudera kah ? “
“ sebesar gunung kah ? “
Atau “ seagung jagad raya ini ? “
Dengan lembut kau jawab
“ setulus senyum bunda pada mu, nak “
Bunda…
Bunda…
Bunda..
Aku kangen bunda.. bunda di mana ?
Hanya penyesalan yang kini tersisa
Tak da bunda di samping ku
Ku harus jalani kesendirian ini tanpa bunda..
Teringat jelas wajah mu..
Nasehat-nasehat mu..
Kasih saying mu..
Sentum indah mu..
Cinta tulus mu …
Kini semua tinggal lah kenangan ..
Ku ingin memeluk bunda,,
Bercanda tawa dengan bunda,,
Berbagi cerita sama bunda,,
Kan ku kenang selalu pesan terakhir mu
“ jaga diri baik-bak, ya saying , jad lah anak yang bermanfaat bagi semuanya,, maaf bunda g bisa ada disisi mu selamanya “
Bunda..
Ku rindu bunda…
Ku kangen bunda ..
Tak sempat ku balas segala kebaikan mu
Tak sempat ku buat engkau bahagiya
Hanya penderitaan yang ku sematkan dihidup mu.
Hanya maaf yang bisa ku ucap
Bunda..
Maafkan aku bund,
Maaf ..
Hanya maaf dan penyesalan yang tersisa …
I LOVE YOU, MOM …
PUISI INI KARYA : zahrotul mufidah

Puisi Sejuta Ketulusan Lubuk Hatimu IBU

Dirimu memang bukan raga yang sempurna
Hatimu memang tak semurni air senja
Namun…
Kasih sayangmu setulus sang surya
Rela bersinar demi kehidupan yang gemilang
Rela berkorban walaupun harus menguras gairah
Keringat dan cucuran air kalbu nan semu layu
Yang keluar membasahi pipimu
Diriku tak tau sampai kapan kau rela berkorban demiku
Sampai kapan deritamu menyelimuti kesenanganku
Namun…
Yang ku tau hanyalah satu
Kasih sayangmu kan selalu menghapus kegelisaanku
Ketulusan batinmu kan selalu teringat dalam angan kalbuku
Hingga semuanya berubah menjadi album nan suram semu
Yang tergores pena akhir naungan hidupku
Terima kasih…
Kau selalu ada dalam samping dan akhir nafasku
Namun, ku masih ingin kau kenang album nafasku bersamamu
Bukan dengan tetesan air semu, namun dengan sejuta keikhlasanmu

Karya : Indah Widyawati

Puisi Satu Kata Maaf

Sejuta canda…
Seribu senyum…
Selaksa peluk….
Hampa….
Satu kata maaf….
Satu kata maaf….
Tersia sia kan….
Terhempaskan….
Tidakkah kau melihat….
Tidakkah kau merasa….
Tidakkah kau mengerti….
Satu kata maaf…..
Satu kata maaf….
Pengobat rindu…..
Penawar hati….
Sang bidadari…..
Memaku….
Bisu….
Tiada arti……

Karya : King Arthur

Puisi Kehampaan Jiwa

Cercah senyum mengembang semu…
Saat kegersangan hidup menjelma…
Hadir ratap kesedihan…
Ranting ketegaran perlahan runtuh….
Langkah pasti lunglai seketika….
Lalu…..
Kuhayati baur rindu ini…
Ternyata tak mampu cairkan kebeku’an harapan ini….
Laksana berlayar kandas di tengah seberang…
Yang terlihat lambai dan berucap…
Selamatkanlah aku…
Sambutlah aku yang butuhkan titipan pasti dalam perasa’anku…
Karya : Ze’getris Jsp

Puisi Sisa Senja, Diujung Fajarku

Aku..
Aku di ibaratkan hujan,yang dingin dan tanpa henti mengeluarkan air mata.
Aku yang lemah,
Aku yang selalu bersedih,
Aku yang selalu menangis ketika tubuhku tak berdaya ..
dan Aku yang selalu takut kehilangan orang disekitarku..
Aku..
Gadis yang tak seindah Siti khodijah dan tidak secantik Aisyah RA
merasakan cinta layaknya gadis lainnya pada seorang laki2 istimewa.
Ya Allah…
Apa sang hujan ini pantas untuknya?
apa aku sanggup membahagiakan dia?
dan kenapa aku???
Aku ini hanya hujan,
aku pun hanya daun kering yang mudah tertiup angin dan menghilang
Aku..
merasakan rasa aneh ini,
bahagiakan dia ya allah ketika bersamaku
sisa waktu adalah hal yang kutakutkan,tapi aku tak ingin mendapat julukan lemah.
Demi tiap butir pasir dalam jam pasir yang ku punya,senyumannya adalah bahagiaku.
aku berharap dialah pemilik tulang rusukku Walaupun di sisa senja,diujung fajar,dan di hilangnya aku hinggaa nanti aku menjadi debu dan hadir mendekatiMU.
Aku..
Aku ingin menjadi hambaMU yang memiliki cahaya surga dan aku akan meminta kepada RABB untuk memberikan kebahagiaan di setiap hembus nafas,denyut nadi,dan detak jantung dari orang2 berharga di tiap langkahku. dan yang mendukungku
Karya : Ruri Suci
Blog : http://rurisuci.blogspot.com

Puisi Rindu Pelukmu

Kasih,
Kutatap ribuan kerlip cintamu, dihatiku….
Gemerlapnya, getarkan penghujung harap,
Pangkalkan asa akan sinaran jingga,
???? masih dapat kumiliki…
Cinta,
Lingkari hari dalam rindu,
Buaikan senja untuk temaram sukma,
Selayak pasangan dierat peluk,
Saat pekat meredupkan sinaran,
Hingga, Bertegur diperaduan ….
Sayang,
Kerlip itu adalah cahayamu,
Sekerlipnya bintang, tak seindah kerlip
Sayangmu pd hatiku,
Menjalar disebelahnya rindu
Meruah disetebalnya cinta….
Karya : Zep Loly

Puisi Negeri Bidadari

Sirna sudah bayang sang bidadari
Meninggalkan langit maha luas
Biru menggoda
Hilang satu penghuni negeri bidadari
Tak ada tanda…
Tak ada bekas…
Pohon putih…
rumput merah…
bertanya…
Dimana gerangan sang bidadari…
Tak ada lagi sayap cantik bermandikan mentari pagi
Tak ada lagi senandung surgawi mempesona
Tak ada lagi tawa canda direrumputan
Pohon menghitam
Rumput memutih
Negeri bidadari
Merenung…
Murung…
Menanti…
Berharap….
dan terlelap…
dalam mimpi sang Bidadari….
Karya : King Arthur

Puisi Aku Menyayangi Mereka ( Ibu dan Ayahku )

ku memang hanya orang biasa
tak patut ‘tuk di banggakan
tapi aku mempunyai cinta
mempunyai ibu dan ayah
aku tahu aku tidaklah sempurna ‘tuk mereka
banyak kesalahan yang telah kubuat
aku pembangkang
aku egois.. sangat malahan
aku hanya mementingkan diriku sendiri
yang aku tahu hanya ingin bersenang-senang dan bermain
tapi aku ingin mereka tahu
aku mencintai mereka
lebih dari apapun
mereka adalah yang kupunya
mereka yang menyayangiku
mereka yang merawatku meski di saat aku sakit
tapi..
aku selalu melawan pembicaraan mereka
aku nakal!!
aku hanya bisa menyusahkan mereka
tuhan.. meskipun aku nakal dan menyusahkan
aku menyayangi mereka
menyangi apa yang telah mereka perbuat untukku
aku tidak pernah tahu apabila aku tak memiliki mereka lagi
aku baru sadar aku telah menyakiti mereka..
aku tidak mau menjadi anak durhaka
aku takut tuhan..
aku masih memerlukan mereka
tolong berikan umur panjang pada mereka
agar aku bisa membalas semua yang mereka perbuat
meskipun aku tau mereka tidak memintanya
tapi aku hanya ingin memberi mereka kebahagiaan meskipun itu sedikit
mereka terlalu berharga untukku
mereka orang tua yang hebat meskipun dalam keadaan sulit sekalipun
aku terlalu menyayangi mereka
kedua orang tuaku yang hebat sepanjang masa..
Karya : Tika Dewi
http://facebook.com/tika.dewi.wulan.sari/

Puisi Syair Untuk Sebuah Nama

Syair Untuk Sebuah Nama ^^
Sihabudin Ahmadaiky
“I”ndah hati yang tak kurasakan
“T”awa tangis yang tak kuhiraukan
“S”enyum manis yang tak terbahasakan
“E”lok paras yang tak kuperhatikan
“G”alau rasa menutup kalbu
“N”ada sesal kian menyatu
“A”tas semua perbuatanku memohon padamu
“M”aafkan aku atas kebutaanku

Puisi karya Sihabudin Ahmadaiky
Penulis muda

https://www.facebook.com/SihabudinAD

Puisi Hilangnya Harmoni Cahaya

Saat mentari menuju cahaya
terukir senyum indah menyapa
menggerogoti citra dunia
sukma merona penuh rasa
berpadu serayu jiwa pada
insan bahagia
Canda dekapan menyeru
beriring bersaut suara lantah
mendengkup ruangan berurai
mengejar perjalanan serentak damai
gempita wajah terpampang jelas
mengambang menerangi dinding hati
Tapi……..
Beralih berganti atas cahaya
sosok menyentak pendapat diri
meredupkan sinar nan cerah
memulai gabur kini terasa
Mengejutkan……..
Terbelalak mata
Terenyuh bergetar jiwa
Terpaku suara
Tersentak kata
Berlari ingin tinggalkan semua
tapi tetap mencoba bertahan
tak mampu lagi untuk berurai
berdesir bulir-bulir samar
melenyapkan seberkas cahaya gemilau
berubah segenap jadi kelam
Wajah mengaku tanpa kata
lamunku menjangkau luas
memandang ke satu titik
tak berujung
Aku memuja serayu berdo’a
mengadu pada kekuasaan nyata
mengharap munculnya lagi cahaya……..
Karya : Eka Heriska

Puisi Ku Ingin tetap Tersenyum Walau itu Menyakitkan

Tuhan.
Kutuliskan sebuah pesan untuk dirimu
Atas apa yang telah terjadi pada diriku
Aku tak pernah mengeluh atas semua ini
Aku tak pernah bersedih atas apa yang terjadi
Ku selalu berusaha untuk tersenyum walau ku tak kuat
Ku selalu menutupinya dengan tawa walau itu berat
Selama ini ku selalu menutupinya dengan senyuman kecil di bibir ku
Dari sebuah bibir dan senyuman yang dapat menghibur semua orang yang berada di dekatku
Tuhan.
Namun kali ini ku merasa sangat takut
Takut atas kesedihan yang mungkin kan terjadi di saat raga ku tak dapat bangkit
Ku takut semua senyuman ini akan sirna
Ku takut semua senyuman ini akan musnah
Ku takut semua senyuman ini terganti kan dengan kesedihan
Biarlah sakit ini ku pendam selamanya
Biarlah waktu yang nantinya akan menjawab semuanya
Karya : Agizdi Rahayu
http://www.facebook.com/agiznya.spantabalam